XL Lepas Saham Elevenia, Gak Kuat Lawan Tokopedia dan Bukalapak?

XL lepas saham di elevenia
Headline berita bisnis hari ini mengabarkan bahwa XL telah melepaskan keseluruhan kepemilikan sahamnya di Elevenia. Kamu bisa baca artikel beritanya disini

Sebenarnya berita tersebut nggak terlalu mengejutkan juga. Bisnis jenis ini borosnya memang bukan main. Kayak motor 2 tak. Banyak uang yang harus dibakar hanya demi kelangsungan bisnis sedangkan untungnya? Sama sekali belum kelihatan.

Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat membuat bisnis-bisnis macam ini bermunculan. Khusus di Indonesia sendiri selain Elevenia, ada Blibli, Lazada, Matahari Mall, OLX dan masih banyak lagi. Dengan market leader saat ini: Tokopedia dan Bukalapak. 

Agar bisa tetap eksis di dunia persilatan, mereka semua menawarkan promo-promo baik berupa cashback maupun diskon. Ada juga yang mulai bekerjasama dengan ojek online seperti Gojek dan Grab dengan menawarkan tarif flat dan bisa sampai di hari yang sama. Tidak cukup disitu, mereka juga menggandeng artis-artis ternama seperti Cinta Laura, Isyana Sarasvati, Chelsea Islan, dan Raisa. 

Untuk hal-hal diatas mereka mengeluarkan dana yang sama sekali gak sedikit. Uang siapa? Uang CEO/Foundernya? Ya kali. Enggaklah. Itu semua merupakan dana investor, itu lah kenapa mereka seneng-seneng aja bikin promo. Wong bukan uang mereka juga kok, yang penting tetep eksis. Yang penting pada belanja dulu saja di situs/aplikasi mereka.

Kalau kawan-kawan mau baca dua artikel dari Tirto ini dan ini kalian akan dapat gambaran berapa luar biasa besarnya mereka dapat pendanaan dari investornya masing-masing. 

Seberapa penting sih eksis di bisnis jenis ini? Penting banget. Karena mereka yang bisa eksis hingga akhir pertarungan yang akan menikmati gurihnya laba yang dinantikan. Yang kalah jelas gak akan dapat kue apa-apa. Karena kompetitornya gencar melakukan promosi, mau gak mau ya perusahaan lainnya juga melakukan hal yang sama. Akan terus-terusan begitu hingga negara api menyerang.

PT. XL Axiata Tbk sebagai pemilik 50% saham Elevenia sepertinya sudah pada titik enggak kuat lagi menahan penderitaan yang entah kapan ujungnya ini. Terlebih sebagai perusahaan Tbk, mereka harus lebih bijak dalam mengelola keuangannya. Gak mungkin kan hasil laba dari bisnis inti terus-terusan mendanai bisnis sampingan yang rugi terus-terusan? Bisa amsiong lama-lama. 

Kondisi ini mengingatkanku pada beberapa waktu silam, ketika Ken yang akhirnya melepaskan sahamnya di Kaskus dan justru memilih bisnis properti. Ia yang bolak-balik meyakinkan Andrew ketika awal-mulanya mendirikan Kaskus dulu pun pada akhirnya menjadi ragu sendiri dengan bisnis jenis ini.

Bisnis ini pada akhirnya nanti mungkin hanya akan menyisakan dua atau tiga pemain besar saja, atau dalam kondisi ekstrem bisa saja hanya akan ada satu pemain tunggal yang menikmati kue yang teramat besar. Kalau kamu jagoin siapa nih? Tokopedia, Bukalapak, Lazada atau justru yang lainnya? Coba dong kasitau :)

Sekian artikel ini. Bubay!
Share on Google Plus

About Yudha Basuki

Penulis yang merupakan alumni Administrasi Perpajakan dan Manajemen Keuangan dari Universitas Indonesia ini mendambakan Indonesia mampu menjadi Negara yang tidak hanya besar secara makro namun juga mampu mengakomodir keadilan sosial bagi seluruh rakyatnya. Bersedia diajak berdiskusi via email yubas@alumni.ui.ac.id