![]() |
| Obligasi Ritel Indonesia |
Tak sedikit yang mengeluhkan, negara ini kapan majunya, padahal udah bayar pajak tiap bulan, kok negara utang melulu sama China. Salah? Gak juga sih. Memang sebagai warga negara yang taat pajak wajar saja nanya demikian, walaupun untuk yang utang sama China ini memang lebih digembar-gemborkan dengan berita hoax yang memprovokasi sih.
Tapi, tak apalah. Negara ini memang butuh dana segar sebagai oli pembangunan. Ingat dana segar, bukan korupsi. Itu mah statement politikus yang anu.
Solusinya gimana mas biar oli pembangunan itu tetap licin, tanpa harus pinjem oli baru sama tetangga? Nah, selain bayar pajak yang taat, kamu bisa bantu negara dengan beli ORI. ORI adalah Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia yang diterbitkan oleh pemerintah, gampangnya nih, pemerintah ngutangnya sama kamu. Iya kamu!
Eh, ini akal-akalannya Jokowi aja kan buat narikin uang terus dari rakyat? Dasar Presiden *peeep*. Ah kamu, baiknya sih sebelum suudzon plus sotoy kamu cari tau dulu infonya lebih jauh. Minimal, referensi bacaan kamu ganti dulu deh. ORI ini sudah ada dari tahun 2006.
Sebelumnya simak dulu yuk videonya Bu Ani, selaku Menkeu berikut ini:
Males buffering? Yowis orapopo..
Oiya, gak cuma Indonesia aja yang memberlakukan ORI alias utang dalam negeri ini. Negara yang pernah menjajah selama 3,5th itu, Jepang juga ngutang sama warganya sendiri lho. Nih sumbernya, jadi walaupun utangnya besar, tapi Jepang tetep masih aman kawan. Pemerintah kita bisa nyontoh nih.
Ah, investasi ORI mah gak nguntungin! Mendingan juga deposito aja. Sini kuberitahu kawan, kupon yang didapat dari ORI ini lebih gede lho dari bunga deposito, jelas karena tenor ORI kan sedikit lebih lama, yakni 3 tahun. Kalo gak gitu pasti orang akan lebih milih deposito tho? Lagian ya, kalau kamu beli ORI pajaknya cuma 15%, coba bandingin dengan deposito yang pajaknya 20%. Lumayan lah 5%.
Performanya gimana kalau dibandingin dengan saham mas? Beda tipis aja kok. Dalam sepuluh tahun terakhir, SUN (surat utang negara), termasuk ORI,mencetak keuntungan 201,3 persen dengan rata-rata pertumbuhan 12 persen. Angka itu mendekati kinerja indeks harga saham gabungan yang berada di angka 249,6 persen selama sepuluh tahun dan rata-rata 15 persen setiap tahun.
Lagian, ORI ini lebih minim resiko dibanding investasi lain. Gampangnya begini, perusahaan itu ada kemungkinan collapse setiap saat, kalau Pemerintah? Tetep ada juga sih.. Tapi resikonya lebih minim lah.
Oiya, kawan cukup punya uang 5 Juta Rupiah aja udah bisa investasi ORI ini. Buat kawan-kawan Mahasiswa bisa lah nabungin uang jajannya. Daripada demo-demo gak puguh kan? Bantu pembangunan enggak, bikin macet iya.
Buat beli ORI ini gampang, bisa beli di agen penjual, di bank-bank pemerintah bisa kok. Oiya, ORI prinsipnya sama dengan saham, bisa dijual di pasar sekunder. Siapa tau kan kamu lagi BU alias Butuh Uang mendadak? Hehe..
Untuk info-info ORI kamu bisa pantengin website resminya Kemenkeu. Tahun ini belum ada info terbit, tapi kayaknya sih bakalan ada kok.
Oiya, ini saya nulis panjang lebar bukan agennya lho ya, jadi jangan ngehubungin saya buat beli, hehe.. Tapi kalau mau tanya-tanya sih boleh, dikit-dikit paham kok :)
Share tulisan ini agar lebih banyak yang paham soal ORI!
